Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Event Bau Nyale, dan Tugu Mandalika

REP | 24 February 2013 | 18:52 Dibaca: 220   Komentar: 0   0

Pagi tadi, Saya melintas di jalan Jend. Sudirman Praya, Lombok Tengah. Ada yang menarik perhatian Saya dipenghujung barat jalur ganda tersebut, tugu (patung) Putri Mandalika yang belakangan ini menjadi perbincangan hangat kalangan budayawan Bumi Gora karena dinilai tidak sesuai dengan sejarahnya, terlihat sedang dibongkar dan dipindahkan kesebuah mobil bak terbuka diseberang jalan.

Tugu ini mengabadikan legenda pengorbanan Putri Mandalika, seorang Putri Raja yang cantik jelita dari sebuah kerajaan dimasa itu, yang lebih memilih tubuh indahnya dinikmati oleh rakyatnya dengan cara menceburkan diri kelaut dari pada harus menjadi rebutan pangeran-pangeran yang bermaksud mempersuntingnya, dan hingga kini diyakini putri tersebut menjelma menjadi cacing laut yang dikenal dengan nama “Nyale”.

Adapun lokasi terjunnya Putri Mandalika diyakini berada disekitar pantai Seger, Kuta, yang letaknya berada diselatan Pulau Lombok. Atas dasar inilah masyarakat serta budayawan mempertanyakan posisi Tugu Mandalika tersebut, yang sebagaimana kita ketahui berada ditengah Kota Praya serta menghadap ke utara.

Sepertinya hari ini Tugu tersebut tengah di “ekseskusi”, karena menurut informasi yang Saya runut dari akun twitter @InfoLoteng, Tugu tersebut rencananya akan dipindahkan kepantai Seger, Kuta agar lebih sesuai dengan legenda yang dipercaya masyarakat Lombok Tengah. Mungkin juga karena kian dekatnya Even Bau Nyale (tangkap nyale) yang rutin diselenggarakan Pemkab Loteng tiap tahunnya.

Salam :)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Potret Perempuan Penambang Pasir di Sungai …

Nanang Diyanto | | 29 January 2015 | 09:45

Kontroversi Christopher Dari Positif Narkoba …

Edi Abdullah | | 29 January 2015 | 08:06

Bundesliga Paling Atraktif di Dunia, Bukan …

Mds Efron | | 29 January 2015 | 08:43

Sejarah Terungkap Dari Selembar Kertas …

Idamoerid Darmanto | | 29 January 2015 | 08:36

Sehat dengan Pijat Refleksi Telinga …

Teguh Suprayogi | | 29 January 2015 | 08:17


TRENDING ARTICLES

Jokowi Hati-hati dengan Rekomendasi Tim …

Mike Reyssent | 3 jam lalu

Buya Syafii Maarif, Sekarang The Real …

Hendi Setiawan | 8 jam lalu

Benny K. Harman, Hasto, dan Siluman Politik …

Susy Haryawan | 9 jam lalu

Tanggapan “Kartu Abraham di Tangan Jusuf …

Imam Kodri | 9 jam lalu

Menko Tedjo Gagal Faham …

Axtea 99 | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: