Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Yasin Putri

yes jadi orangbesar

Mandi Lima Kali, Itulah Shalat

OPINI | 14 December 2012 | 16:44 Dibaca: 297   Komentar: 0   1

MANDI 5 KALI

Ada sebuah permisalan yang diberikan oleh Rasulullah untuk menerangkan manfaat dari shalat lima kali sehari. Penjelasan tersebut diabadikan dalam sebuah hadist.

Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata, “ Saya mendengar Rasulullah saw. Bersabda,’ Apakah pendapat kalian jika ada sebuah sungai di depan pintu rumah salah seorang dari kalian, lalu ia mandi di dalamnya lima kali sehari, apakah kotoran masih melekat di tubuhnya?’ Para shahabat menjawab,” Kotoran tidak akan melekat di tubuhnya.” Sabda beliau, “ Itulah perumpamaan sholat lima waktu. Dengan mengerjakannya, Allah akan menghapus dosa-dosanya.” ( Ibnu Majah- At Targhib )

Tentu ada yang menggelitik dari hadist tersebut, pertama betapa sederhananya cara Rasulullah untuk memudahkan pemahaman kepada umat dengan memberi contoh dalam kehidupan sehari-hari yang ada di sekelilingnya. Sebuah contoh yang tidak asing dan mudah divisualisasikan karena nyata.

Kedua, secara logika yang normal mandi lima kali akan otomatis memberikan semua jenis kotoran yang melekat pada badan. Mungkin sedikit sekali orang yang sehari mandi sampai lima kali kecuali saat-saat tertentu. Ukuran normal mandi adalah dua sampai sampai kali. Sehingga terbayang dengan jelas manfaat shalat lima kali itu untuk kebersihan hati.

Ketiga, untuk logika terbaliknya adalah bagaimana rasanya tidak pernah mandi? Kalau sehari mungkin mungkin, dirinya masih mampu menahan daki, keringat dan bau badan yang menyengat. Tapi jika lebih dari tiga hari tidak mandi mungkin akan mempercepat global warming karena polusi udara dari bau-bau keringat orang yang tidak pernah mandi.

Demikian juga orang yang tidak pernah shalat untuk mendekat kepada Allah, maka bisa ditebak hati dan pikirannya tentu kotor. Tidak sekedar daki yang menghitam atau bau yang menyengat tapi kehilangan orientasi hidup dan lupa terhadap hakekat kehidupan yang sebenarnya karena hatinya tertutup oleh nafsu dan kedurhakaannya. Secara fisik terlihat sehat, secara moral maka basa-basinya menawan tapi sebenarnya hati dan pikirannya jauh dari keimanan.

Kelima, ada yang aneh yaitu orang yang sudah mandi lima kali sehari tapi masih tetap kotor dan bau. Orang sudah menjalankan shalat lima waktu tapi koq masih berbuat fakhsah dan mungkar, dosa dan maksiat. Tentu yang salah bukan airnya atau perintah shalatnya, tapi cara mandi dan cara shalat yang mungkin main-main dan tidak sesuai dengan SOP yang telah dituntunkan oleh Rasulullah.

Anak kecil bisa saja mandi lebih dari lima kali sehari, tapi kalau hanya bermain-main dengan air, tidak memakai sabun, tidak digosok-gosok atau yang penting basah badan dan rambut. Maka tentu akan jauh dari hasil sebuah mandi. Demikian juga orang yang sudah shalat lima waktu tapi niat hanya setor muka kepada calom mertua, caranya shalat yang penting gugur kewajiban, kurang tuma’ninahnya, tidak khusu’ dan menghayati bacaan-bacaan shalatnya. Tentu sudah bisa ditebak, tidak ada alasan bagi Allah untuk memberikan manfaat dan himah dari shalat itu.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kekecewaan Penyumbang Pakaian Bekas di …

Elde | | 25 October 2014 | 12:30

Rafting Tidak Harus Bisa Berenang …

Hajis Sepurokhim | | 25 October 2014 | 11:54

10 Tanggapan Kompasianer Terhadap Pernikahan …

Kompasiana | | 25 October 2014 | 15:53

Dukkha …

Himawan Pradipta | | 25 October 2014 | 13:20

Ayo, Tunjukkan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Jokowi Bentuk Kabinet Senin dan Pembicaraan …

Ninoy N Karundeng | 9 jam lalu

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 14 jam lalu

Jangan Musuhi TVOne, Saya Suka Tendangan …

Erwin Alwazir | 15 jam lalu

Jokowi Ajak Sakit-sakit Dulu, Mulai dari …

Rahmad Agus Koto | 15 jam lalu

Gayatri, Mahir Belasan Bahasa? …

Aditya Halim | 19 jam lalu


HIGHLIGHT

Gayatri Wailissa Anggota BIN? …

Prabu Bolodowo | 8 jam lalu

Ketika Berada di Bukit Wantiro …

Voril Marpap | 8 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 8 jam lalu

Selamat Ulang Tahun Baru Hijriah 1436 H …

Imam Muhayat | 8 jam lalu

Membaca Membuat Pintar …

Nitami Adistya Putr... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: