Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Lia Kistri

* Ingin seperti air yang memiliki kekuatan* Air biasanya mengalir kebawah, tapi air yang memiliki selengkapnya

Kamar Tidur (3)

OPINI | 24 June 2010 | 15:05 Dibaca: 395   Komentar: 12   4

Kita menghabiskan sekitar sepertiga waktu dalam sehari di tempat tidur. Tidur yang baik di malam hari penting bagi kesehatan. Karena itu penting juga mempunyai kamar tidur yang membuat kita tenang di penghujung hari yang sibuk, dan bisa membuat kita tidur nyenyak. Kamar tidur juga harus merupakan tempat kita bangun dengan segar, penuh vitalitas dan antusiasme dalam menyambut hari baru.

Kamar tidur mempunyai pengaruh yang signifikan pada hubungan orang dewasa. Karena di sanalah hubungan seks dan keintiman fisik terjadi, dan privasi merupakan pertimbangan penting.

Kalau kita tinggal dengan keluarga besar, sering kamar tidur merupakan satu-satunya tempat milik kita.

Kalau bisa jangan menggunakan kamar tidur untuk kegiatan yang membutuhkan atmosfir yang berbeda, seperti bekerja.

Idealnya tempat tidur kita terpapar sinar matahari di waktu fajar, untuk membantu meningkatkan energi di pagi hari.

Pintu kamar tidur jangan berdekatan dengan pintu dapur, karena asap pembakaran yang dihasilkan oleh dapur bisa masuk ke ruang tidur. Hal ini akan berpengaruh terhadap kesehatan penghuni kamar.

Kamar tidur yang berhubungan langsung dengan kamar mandi memang kurang baik, karena aroma yang keluar dari kamar mandi bisa langsung tercium oleh orang yang tidur di ranjang. Secara psykologis, ini kurang baik karena akan membuat tidur tidak nyaman.

Agar energi tidak berhenti ketika kita tidur, kolong tempat tidur harus kosong. Jangan menaruh barang-barang di bawah tempat tidur, keluarkan, dan bersihkan secara teratur.

Dan beberapa lagi hal-hal yang harus dihindari, yang tujuan ahirnya untuk membuat istirahat kita menjadi nyaman dan menjadi menyenangkan saat bangun tidur dan memulai hari.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Karnaval Kota yang Paling Ditunggu …

Ikrom Zain | | 30 August 2014 | 14:46

Dua Puncak Lawu yang Terlupakan …

Munib Muhamad | | 30 August 2014 | 16:19

Madrid yang Tak Belajar dari Pengalaman …

Garin Prilaksmana | | 30 August 2014 | 16:19

Makna Perjalanan Adalah Menambah Sahabat …

Ita Dk | | 30 August 2014 | 13:06

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Ternyata Inilah Sebabnya Pendeta Paling …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu

Kesaksian Relawan Kerusuhan Mei …

Edo Panjaitan | 10 jam lalu

Masalah Sepele Tidak Sampai 2 Menit, Jogja …

Rudy Rdian | 11 jam lalu

Jogja Miskin, Bodoh, Tolol dan Tak …

Erda Rindrasih | 13 jam lalu

Tentang Mengusahakan Jodoh …

Adin_noel | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Peranku bagi Indonesia …

Wiranota Hesti | 8 jam lalu

Penghematan Subsidi dengan Penyesuaian …

Eldo M. | 8 jam lalu

Penampilan Wadyabala Kanjuruhan dan …

Mas Ukik | 8 jam lalu

Florence Penghina Jogja Akhirnya Ditahan …

Ifani | 8 jam lalu

Kuliner Vietnam Kala Itu… …

Fillia Damai R | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: