Back to Kompasiana
Artikel

Sejarah

Fallah Ansoryllah

Saya Fallah mempunyai web beralamat http://fallahaanfallah.blogspot.com

Majapahit

REP | 23 October 2012 | 11:36 Dibaca: 156   Komentar: 1   0

Raden Wijaya beserta pengikutnya membabat Hutan Tarik (atau sekarang lebih dikenal Desa Trowulan, Jatim) untuk dijadikan desa. disinilah kemudian berdiri pusat Kerajaan Majapahit.

Teritorial Majapahit


Raja Raja Majapahit adalah sebagai berikut :

  1. Raden Wijaya, Beliau bergelar Kertarajasa Jayawardhana berkuasa pada tahun 1293-1309 M
  2. Kalagamet, yang Bergelar Sri Jayanagara bekuasa pada tahun 1309-1328 M
  3. Sri Gitarja, yang Bergelar Tribhuwana Wijayatunggadewi yang berkuasa pada tahun 1328-1350 M
  4. Hayam Wuruk, Beliau bergelar Sri Rajasanagara Berkuasa tahun 1350-1389 M
  5. Wikramawardhana, yang Berkuasa tahun 1389-1429 M
  6. Suhita, Bergelar Dyah Ayu Kencana Wungu, Berkuasa pada tahun 1429-1447 M
  7. Kertawijaya, yang Bergelar Brawijaya I, yang berkuasa pada tahun 1447-1451 M
  8. Rajasawardhana, Beliau bergelar Brawijaya II, berkuasa pada tahun 1451-1453 M
  9. Purwawisesa atau Girishawardhana, Bergelar Brawijaya III, berkuasa tahun 1451-1466 M
  10. Bhre Pandansalas, atau Suraprabhawa, Bergelar Brawijaya IV, berkuasa tahun 1466-1468 M
  11. Bhre Kertabumi, Beliau bergelar Brawijaya V, berkuasa tahun 1468-1478 M
  12. Girindrawardhana, yang bergelar Brawijaya VI, berkuasa tahun 1478-1498 M
  13. Patih Udara, berkuasa tahun 1498-1518 M

Keruntuhan Majapahit

Sepeninggal Raden Wijaya, Majapahit dilanda beberapa pemberontakan diantaranya :

  • Pemberontakan Ranggalawe, Sora, dan Kuti selama masa Pemerintahan Jayanegara (1309-1328 M).
  • Pemberontakan Sadeng dan Keta pada masa Tribhuwana Tunggadewi (1328-1350 M). Pemberontakan baru dapat berakhir pada masa Kekuasaan Hayam Wuruk (1350-1389 M)

Setelah masa pemerintahan Brawijaya V, Pamor Kerajaan Majapahit Semakin menurun. Pada 1478, Majapahit hancur akibat terjadinya Perang Saudara.

Selain itu, Faktor yang juga mempengaruhi hancurnya Majapahit ialah munculnya Kerajaan Malaka, dan Berkembangnya Kebudayaan Islam.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Santri dan Pemuda Gereja Produksi Film …

Purnawan Kristanto | | 22 October 2014 | 23:35

Kontroversi Pertama Presiden Jokowi dan …

Zulfikar Akbar | | 23 October 2014 | 02:00

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Lilin Kompasiana …

Rahab Ganendra | | 22 October 2014 | 20:31

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Singkirkan Imin, Jokowi Pinjam Tangan KPK? …

Mohamadfi Khusaeni | 5 jam lalu

Pembunuhan Bule oleh Istrinya di Bali …

Ifani | 5 jam lalu

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 5 jam lalu

Jokowi, Dengarkan Nasehat Fahri Hamzah! …

Adi Supriadi | 11 jam lalu

Ketika Ruhut Meng-Kick Kwik …

Ali Mustahib Elyas | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

Kinerja Buruk PLN Suluttenggo …

Hendi Tungkagi | 7 jam lalu

Jokowi-JK Berantas Koruptor Sekaligus …

Opa Jappy | 7 jam lalu

Luar Biasa, Indonesia Juara Matematika …

Dean Ridone | 7 jam lalu

The Beatles Konser di BI …

Teberatu | 7 jam lalu

Gandeng KPK, Politik Nabok Nyilih Tangan ala …

Abd. Ghofar Al Amin | 7 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: