Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Sudaryono Arch

Study at Gunadarma Univ. Architecture Enggineering 11'

Tridharma Perguruan Tinggi, Efetifkah?

OPINI | 30 October 2012 | 16:50 Dibaca: 3720   Komentar: 0   0

Menurut PP. No. 60 Th. 1999, Tugas pokok perguruan tinggi yah, itu tridarma P.I

1. pendidikan

2. penelitian

3. pengabdian

Mahasiswa adalah agen of chance dan agen of control, jelasnya, Mahasiswa adalah ujung tombak masyarakat, sekaligus pemuda yang seharusnya memiliki karakter dan idealisme yang bagus, kita belumlah masuk ke dalam lingkaraan birokrasi pemerintah, kita masih bisa mengkritisi pemerintah sekaligus memberi solusi yang menurut kita benar, dan bisa di pertanggung jawabkan.

Pendidikan merupakan sarana untuk meningkatkan kualitas intelektual kita sebagai insan akademis, pendidikan tidaklah melulu, duduk di kelas, absensi, mendengarkan dosen, mengerjakan tugas-pulang, dan begitu seterusnya, kupu-kupu alias kuliah pulang-kuliah pulang, mahasiswa haruslah menjadi(memiliki) pemikiran selaiknya maha-nya Siswa, bukanlah dosen sentris, melainkan kita harus bergerak sendiri menurut peraturan-peraturan yang ada tentunya, pendidikan pulalah yang membentuk karakter kita, kualitas kita kelak berada di masyarakat tidak sedikit yang dipengaruhi oleh cara kita dalam menempuh pendidikan, skill, attitude, character, moral adalah add value dalam menempuh pendidikan, maka bersiaplah wahai Mahasiswa untuk perbenturan kualitas bangsa dunia

penelitian adalah kegiatan telaah akan suatu hal, baik teknologi, sains, art dan bersifat objektif.

dalam melakukan penelitian dibutuhkan keaktifan, skill, dan intelektualitas terutama dalam menyusun teori, hipotesis maupun metode untuk penelitian tersebut.

wawasan, penetahuan, aktualisai dalam bentuk proposal penelitian juga tidak sederhana, butuh waktu dan juga pemikiran yang bagus.

seorang peneliti harus bersikap jujur dan berpegang teguh pada moral dan sikap ketuhanan mereka, jika tidak, hasil penelitian tersebut dapat di jadikan sebagai ajang kontes percobaan yang dapat berakibat buruk untuk umat.

menurut mahatma gandhi ada 7 dosa solial, sains tanpa humanity(penyalahguaan fungsi utama ex atom/nuklir), kaya raya tanpa kerja keras(korupsi), peribadatan tanpa pengorbanan(hanya ritual) perniagaan tanpa moralitas(curang), politik tanpa prinsip(berdasar kepentingan sejati), dan PENDIDIKAN TANPA KARAKTER(essensi pendidikan terabaikan)……

Pengabdian kepada masyarakat merupakan tridarma akhir dari perguruan tinggi, setelah kita belajar dan mengerti essensi pendidikan, kita harus menjadikan ilmu yang kita miliki berguna bagi masyarakat sekitar terutama bangsa dan negara, kita sebagai mahasiswa haru mengembangkan kemampuan kita berdasar karakteristik ilmu pengetahuan yang kita pelajari, kita mesti kembangkan, karena ketika kita berbicara sistem, inovasi dan gagasan-gagasan kreatif akan selalu bisa dimunculkan…..

jika meliaht kondisi sekarang, efektifkah penerapan tridarma perguruan tinggi dalam koridor pendidikan saat ini???

tridarma merupakan pegangan seorang yang bestatus MAHAsiswa lho (seharusnya)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sasi, Konservasi Tradisional di Raja Ampat …

Dhanang Dhave | | 22 August 2014 | 15:21

Identitas Bangsa Modal dalam Kompetisi …

Julius Deliawan | | 22 August 2014 | 09:42

ALS #icebucketchallenge …

Nyayu Fatimah Zahro... | | 22 August 2014 | 17:49

[SRINTHIL] Perempuan di Kaki Masa Lalu …

Rahab Ganendra | | 22 August 2014 | 14:33

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Pesta Perkawinan Mewah, Apa Ngaruh dalam …

Ifani | 4 jam lalu

SBY ‘Ngrecoki’ Jokowi …

Suko Waspodo | 6 jam lalu

“Ahok” Sumbangan Prabowo Paling …

Pakfigo Saja | 11 jam lalu

Saat Mahkamah Konstitusi Minus Apresiasi …

Zulfikar Akbar | 15 jam lalu

Kuasa Hukum Salah Berlogika, MK Tolak …

Sono Rumekso | 15 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: