Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Zen Muttaqin

AKU BUKAN APA-APA DAN BUKAN SIAPA-SIAPA. HANYA INSAN YANG TERAMANAHKAN, YANG INGIN MENGHIDUPKAN MATINYA KEHIDUPAN selengkapnya

“Kebenaran Objektif dan Subjektif “

OPINI | 24 July 2011 | 23:04 Dibaca: 744   Komentar: 16   14

13114715182084429290

.

SAYA SENANG,
BAHWA KEN DEDES, DEMIKIAN BAIK
MEMBERIKAN TANGGAPAN DAN FAKTA FAKTA
YANG DI JADIKAN LANDASAN TULISAN MAS ADI.

DENGAN KADAR YANG SANGAT RASIONAL, TANPA MENDISKREDITKAN FAKTA,
YANG DI PERMASALAHKAN ADALAH, CARA PANDANG MAS ADI
DAN INTERPRETASI MAS ADI TERHADAP BERITA.
DAN ITU SUDAH MASUK DALAM RANAH OPINI MAS ADI.

SAH SAH SAJA MAS ADI MENGAMBIL KESIMPULAN DARI DATA YANG DIPEROLEH,
ITU HAK SETIAP ORANG KARENA MEMANG ITU HANYALAH OPINI DAN PENDAPAT.

HENDAKNYA MEMANG KITA SELALU MEMBERIKAN RUANGAN
BAGI PENDAPAT DAN HORMATI PENDAPAT ORANG LAIN.
MENJADIKANNYA  SEBAGAI REFERENSI DAN BANDINGAN
DENGAN PENDAPAT ORANG LAIN DAN PENDAPAT KITA SENDIRI.

CUMA
JANGAN MELAKUKAN GENERALISASI, DAN STIGMATIK TERHADAP
PENDAPAT SESEORANG DENGAN MENGGEBYAH UYAHKAN
ATAU MENGENERALISIR  BANYAK ORANG..

KALI INI BISA SAJA SAYA MEMPUNYAI PANDANGAN SAMA DENGAN MAS ADI,
TETAPI BISA JADI SAAT YANG LAIN SAYA AKAN MENOLAKNYA

DARI SALING MENGHORMATI DAN MENGHARGAI PENDAPAT ORANG LAIN,
MAKA AKAN KITA PEROLEH HASIL KESIMPULAN YANG HAMPIR MENDEKATI KEBENARAN UMUM.ATAU KEBENARAN OBYEKTIP, BUKAN KEBENARAN SUBYEKTIP.

KEN DEDES, SAYA SANGAT MENGHORMATI ANDA, YANG TELAH MEMBERIKAN FAKTA DAN DATA.
MAS ADI, MASUKAN DARI KEN DEDES MEMANG SANGAT BAIK, UNTUK ANDA DAN JUGA SEMUA PEMBACA TULISAN ANDA, BERTERIMAKASIHLAH KEPADA KEN DEDES YANG DENGAN SUSAH PAYAH MEMBERIKAN DATA DAN FAKTA.

JANGAN SEKALI KALI DIANGGAP SEBAGAI PENYERANGAN DAN CAMPUR TANGAN TULISAN ANDA. TERMASUK MENDISAKREDITKAN ANDA.
HENDAKLAN ANDA MEMBUKA RUANGAN PENDAPAT ORANG LAIN, HARGAI DAN HORMATI. PENDAPAT MEREKA.
BIARKAN PEMBACA BISA MEMBERI KESIMPULAN DAN KEBENARAN SUBYEKTIP MASING2.
DAN SERAHKAN KESIMPULAN SEMUANYA KEPADA PEMBACA MASING2. MENARIK KESIMPULAN MENJADI KEBENARAN OBYEKTIP.

SELAMAT,
SEMOGA SEMUA MENJADI BERSAHABAT DAN MELANJUTKAN MASING2 KEGEMARAN DAN MENGGALI POTENSI DAN MENGEMBANGKAN DIRI DENGAN MENGELUARKAN KEMAMPUAN SEBAIK BAIKNYA, UNTUK MENGISI KEBENARAN OBYEKTIP.

BETAPA INDAHNYA REPUBLIK INI DIISI DENGAN MANUSIA2 YANG MENGHARGAI DAN MENGHORMATI PENDAPAT ORANG LAIN, DENGAN MEMBANGUN PENGERTIAN BERSAMA MENGAMBIL KESIMPULAN KEBENARAN OBYEKTIP. YANG BISA KITA JADIKAN PEGANGAN DALAM PERGAULAN HIDUP KITA.

TRIMAKASIH,

WASSALAM

.

JAKARTA, 23 JULY 2011

.

ZENMUTTAQIN

N.B.

TERIMA KASIH KEPADA MAS ADI DAN KEN DEDES
SAYA MELANSIR KOMEN SAYA UNTUK POSTING HARI INI,

SEMOGA RIDLO ,
MASALAH INI SAYA GUNAKAN SEBAGAI CONTOH KASUS,
PENGERTIAN MASALAH KEBENARAN SUBYEKTIP
DAN KEBENARAN OBYEKTIP.

SEMOGA BERMANFAAT BAGI KITA SEMUA.

AMIIN

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pemeriksaan di Bandara Sydney Ekstra Ketat …

Tjiptadinata Effend... | | 20 November 2014 | 18:49

Ayo! Berswasembada Pangan Mandiri dari …

Luce Rahma | | 20 November 2014 | 20:23

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19

Monas Kurang Diminati Turis Asing, Kenapa? …

Seneng Utami | | 20 November 2014 | 18:55

Seru! Beraksi bareng Komunitas di …

Kompasiana | | 19 November 2014 | 16:28


TRENDING ARTICLES

Islah DPR, Pramono Anung, Ahok, Adian …

Ninoy N Karundeng | 12 jam lalu

Putra Kandias, Kini Ramai Dibully Karena …

Djarwopapua | 12 jam lalu

Ahok, Gubernur Istimewa Jakarta …

Rusmin Sopian | 13 jam lalu

Keberanian Seseorang Bernama Jokowi …

Y Banu | 13 jam lalu

Kesalahan Jokowi Menaikan BBM …

Gunawan | 17 jam lalu


HIGHLIGHT

Jadilah yang Kedua dalam Bisnis …

Ajengwind | 8 jam lalu

Turunkan Sandaran Kepala saat Taxi, Takeoff …

Wicahyanti Pratiti | 8 jam lalu

Morpen (Humor Pendek) Jilid 4 …

Masteddy | 8 jam lalu

Anak Madrasah Menuju Final Olimpiade …

Ahmad Imam Satriya | 8 jam lalu

Semoga Ini Tidak Pernah Terjadi di …

Jimmy Haryanto | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: