Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Ridwan Adi

SATU spiritualitas..SATU Identitas…SATU kebenaran..SATU pengertian..SATU hati…SATU kesadaran…SATU kemanusiaan…SATU keyakinan…SATU AGAMA..,[ IALAH DIRIMU SENDIRI ]. It's selengkapnya

Definisi Manusia

OPINI | 01 January 2011 | 00:02 Dibaca: 229   Komentar: 4   1

Manusia bukanlah sesosok daging dan tulang yang berjalan, tapi adalah makna yang sangat eksklusif. Manusia tentu tidak dapat disamakan dengan komputer yang memiliki kecepatan berpikir yang sangat cepat. Manusia juga bukanlah robot yang tak punya perasaan.Manusia tentu tidak sama dengan hewan atau apapun. Manusia tentulah punya definisi yang merupakan identitasnya.

Sampai saat ini memang tidak ada satu definisi tentang siapa manusia, tapi bukan berarti manusia tak punya definisi. Kita menyebut adanya makhluk ciptaan tuhan yang bernama manusia karena memang manusia itu ada, ada makhluk manusia yang sangat berbeda dengan makhluk lain, mempunyai karakter tersendiri , tidak hanya berbeda secara fisik namun juga potensi yang dimilikinya sangat khusus.

Keistimewaan manusia adalah kecerdasan untuk mendefinisikan apa yang baik dan buruk. Hanya manusia yang mengerti akan makna, cinta, kebaikan, etika dan agama. Hanya itulah yang sangat membedakan manusia dengan makhluk lainya.

Dengan kata lain, manusia yang tidak memiliki etika adalah bukan manusia, walaupun sangat cerdas. Seorang politikus yang sangat pandai bermanufer memanipulasi keadaan untuk kepentingan dirinya adalah hakikatnya bukan manusia. Atau seorang yang memiliki strata sosial yang tinggi dan bergelar Professor atau doktor , namun dalam sikapnya banyak menyakiti orang lain dan menindas yang lemah , maka hakikatnya adalah bukan manusia. Siapapun dia, presiden sekalipun, yang tidak mengindahkan jati diri kemanusiaan dan meremehkan cinta , maka mereka juga bukan manusia.

Yang betul- betul manusia hanyalah mereka yang memiliki kasih sayang dan cinta , kejujuran, dalam sikapnya menjalani kehidupan.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pemuda Papua Unjuk Kreativitas Seni ‘Papua …

Viktor Krenak | | 28 November 2014 | 11:45

Harusnya Nominal Subsidi Tetap 1500 Perak, …

Dhita A | | 28 November 2014 | 13:34

Terpana Danau Duma …

Lukman Salendra | | 28 November 2014 | 12:25

Senangnya Terpilih Menjadi Host Moderator …

Edrida Pulungan | | 28 November 2014 | 13:43

Ayo Tulis Ceritamu untuk Indonesia Sehat! …

Kompasiana | | 25 November 2014 | 21:46



HIGHLIGHT

Perkembangan Pandangan “Kiri” …

Bobby Rizky Irawan | 8 jam lalu

PreJebul: Rumah …

Kampretos | 8 jam lalu

Madura Touring …

Poernamasyae | 8 jam lalu

Impian Saya, Ayah Memberdayakan Diri …

Giri Lumakto | 8 jam lalu

Memilih Kendaraan Pengantin yang Sederhana …

Mas Ukik | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: