Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Suryapusoro

Saya seorang trainer. Saya sangat suka pada topik pengembangan diri dan kepemimpinan. Saya mengembangkan e-learning selengkapnya

Mengapa Tuhan Memakaiku?

OPINI | 07 January 2010 | 01:08 Dibaca: 158   Komentar: 9   2

Suatu hari di tengah perenungan diri, aku pun terperangah. Penyebabnya sebuah pernyataan yang membuatku duduk malu. Mengapa Tuhan mau memakai aku?

“UmatKu, Aku memakai kamu bukan untuk melakukan perbuatan besar. Aku tidak membutuhkanmu untuk melakukan perbuatan besar. Aku bisa memakai siapa saja, bahkan orang yang terbodoh dan terhina di dunia ini. Aku pun bisa memakai batu-batu yang berserakan atau debu-debu bertebaran.

Aku mau memakaimu bukan untuk menyembahKu dan menyenangkanKu. Aku punya malaikat yang bisa melakukan itu semua. Mereka memujiKu setiap hari tanpa henti. Tidak ada hal yang kamu lakukan bisa menyenangkanKu. Apalah kamu ini sehingga perbuatanmu bisa menyenangkanku? Apa yang bisa kamu lakukan tanpa campur tanganKu? Apa yang tidak aku ketahui tentang apa yang sedang kamu pikirkan dan motivasimu? Tidak ada kejutan menyenangkan yang bisa kamu buat.

Aku memakaimu bukan karena kehebatanmuatau apapun yang kamu miliki. Apakah yang ada padamu yang bukan dariKu? Apakah yang kamu miliki yang bukan pemberianKu? Seberapa hebatkah dirimu dibandingkan Aku? Begitu mudahnya bagiKu menciptakan orang sepertimu bahkan sepuluh kali lipat dari dirimu. Kemampuanmu, apapun yang kamu miliki bukanlah apa-apa bagiKu. Pengorbananmu selama ini hanyalah debu bagiKu, tidak ada artinya. Kekudusanmu seperti kain kotor di hadapanKu. Tidak ada yang kamu miliki yang membuatKu bangga.

Aku memakaimu karena belas kasihanKu padamu. Ya, belas kasihanKu. Kamulah anakKu, ciptaanKu dan harapanKu. Bukan karena apa yang ada padamu melainkan karena Aku Allahmu menetapkan demikian. Karena Aku menginginkannya.”

Aku pun tersujud kepadaNya setelah mendengar perkataanNya.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

[PENTING] Panduan ke Kompasianival 2014, …

Kompasiana | | 18 November 2014 | 15:19

Sensasi Menyelam di Tulamben, Bali …

Lisdiana Sari | | 21 November 2014 | 18:00

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40

Jadi Perempuan (Tak Boleh) Rapuh! …

Gaganawati | | 21 November 2014 | 15:41

Kompasiana Akan Luncurkan “Kompasiana …

Kompasiana | | 20 November 2014 | 16:21


TRENDING ARTICLES

Tak Berduit, Pemain Bola Indonesia Didepak …

Arief Firhanusa | 13 jam lalu

Rakyat Berkelahi, Presiden Keluar Negeri …

Rizal Amri | 15 jam lalu

Menteri Hati-hati Kalau Bicara …

Ifani | 16 jam lalu

Pernyataan Ibas Menolong Jokowi dari Kecaman …

Daniel Setiawan | 17 jam lalu

Semoga Ini Tidak Pernah Terjadi di …

Jimmy Haryanto | 18 jam lalu


HIGHLIGHT

Malaysia Juga Naikan Harga BBM …

Sowi Muhammad | 8 jam lalu

Salam Kompasianival Saudara …

Rahab Ganendra | 9 jam lalu

Menulis bagi Guru, Itu Keniscayaan …

Indria Salim | 9 jam lalu

Gerdema, Mentari Indonesia Dari Ufuk Desa …

Emanuel Dapa Loka | 9 jam lalu

Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan …

Herman Wahyudhi | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: