Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Didi Eko Ristanto

Pendiri Kebun Taubat. Akun Twitter: @didieristanto FB: Didi Eko Ristanto, email: didiekoristanto@gmail.com

Mengenal Nabi Muhammad SAW

OPINI | 22 March 2013 | 10:54 Dibaca: 2772   Komentar: 0   0

Umat Islam dan seluruh manusia mana pun memang haram atau dilarang untuk melukis wajah maupun gambar seluruh tubuh Nabi Muhammad SAW. Ini terbukti ketika media asing membuat kartun Nabi Muhammad SAW hal itu mengundang kemarahan yang sangat bagi kaum muslimin seluruh dunia termasuk saya. Namun kita umat Islam tidak dilarang untuk menceritakan deskripsi tentang fisik beliau. Ini dibuktikan dengan adanya sebuah kitab yang disusun oleh Imam Tirmizi yang berjudul Syama’ilul Muhammadiyah yang di dalamnya berisi hadits yang mendeskripsikan ciri fisik beliau secara detail. Lagi pula umat Islam bisa berjumpa dengan beliau dalam mimpi. Siapapun yang berjumpa Nabi Muhammad SAW dalam mimpi maka dia benar-benar telah melihatnya. Karena setan tidak bisa menyerupai wajah beliau. Jadi kalau wajah beliau mirip dengan yang saya paparkan berikut, berarti mimpinya benar. Berikut gambaran fisik beliau:

Nabi Muhammad SAW itu tidak terlalu tinggi dan tidak pendek. Kulitnya cerah. Tidak terlalu putih dan tidak gelap. Namun ada yang mengatakan kulit beliau putih kemerah-merahan. Kulitnya sangat bersih, sehingga seolah-olah beliau tercipta dari perak. Rambut beliau ikal. Tidak keriting dan tidak lurus tergerai. Rambutnya lebat. Ujung rambutnya menyentuh daun telingan bawah. Sampai beliau wafat di usia 63 tahun, uban di rambut dan jenggotnya tak lebih dari dua puluh helai.

Wajah beliau tidak terlalu bulat. Wajah beliau bersinar. Wajah beliau  tidak seperti pedang, tetapi bagaikan rembulan. Mata beliau memiliki bola mata yang hitam pekat. Bulu mata beliau lentik.  Alisnya melengkung dan panjang. Kedua alisnya hampir menyatu. Di antara kedua alisnya terdapat urat yang memerah ketika beliau marah. Hidung beliau mancung dengan bagian atas yang bercahaya. Sehingga orang yang tidak cermat mengira hidung beliau bengkok.  Pipi beliau datar. Mulut beliau lebar. Giginya berjarak antara satu gigi dengan gigi yang lain. Gigi depan beliau tampak renggang. Ketika beliau bicara, di antara gigi depan beliau seperti keluar cahaya. Saat tersenyum, gigi beliau tampak seperti butiran salju. Jenggotnya lebat.

Leher beliau jenjang dan indah. Bahunya lebar dan tidak berbulu. Di antara kedua bahu beliau terdapat tanda kenabian.  Bentuknya seperti kancing tirai. Saat berjalan, cara jalannya tenang dan lebar, seperti sedang menuruni tanah yang landai.  Telapak tangannya tebal. Telapak kaki beliau juga tebal. Di tengah-tengah telapak kaki beliau tidak menyentuh tanah. Telapak kaki beliau sangat halus sehingga air pun tidak bisa menempel. Air yang mengenainya langsung hilang tanpa meninggalkan bekas. Daging tumit beliau sedikit.

Cara bicara beliau jelas dan rinci. Sehingga yang duduk bersamanya bisa menghafalnya. Beliau tidak pernah bicara cepat dan terburu-buru. Kadang beliau mengulangi ucapannya tiga kali agar mudah dipahami. Beliau berbicara seperlunya saja, dan lebih sering diam. Ucapannya padat, detail dan jelas. Tidak lebih dan tidak kurang. Tidak kasar dan tidak merendahkan. Selalu memuji Allah saat memulai berbicara dan mengakhiri pembicaraan.

Itulah sekilas gambaran tentang Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul terakhir yang Allah utus di bumi ini untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam. (Didi Eko Ristanto)

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Latar Belakang Pendidikan Bukan Penentu Masa …

Ani Berta | | 26 July 2014 | 15:26

Nonton Tari India Gratis di Bandara Changi …

Taufikuieks | | 26 July 2014 | 16:10

Punya Pengalaman Kredit Mobil? Bagikan di …

Kompasiana | | 12 June 2014 | 14:56

Bagaimana Saya Mengatasi Fobia saat Naik …

Enny Soepardjono | | 26 July 2014 | 12:37

Berbagi Kebahagiaan Menjelang Idul Fitri …

Akbarmuhibar | | 26 July 2014 | 17:11


TRENDING ARTICLES

[Surat untuk Jokowi] Dukung Dr. Ing. Jonatan …

Pither Yurhans Laka... | 9 jam lalu

Gaya Menjual ala Jokowi …

Abeka | 13 jam lalu

Jenderal Politisi? …

Hendi Setiawan | 13 jam lalu

Tuduhan Kecurangan Pilpres dan Konsekuensi …

Amirsyah | 13 jam lalu

Gugatan Prabowo-Hatta Tak Akan Jadi Apa-apa …

Badridduja Badriddu... | 14 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: