Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Moh Khoiri

Moh Khoiri 22 tahun, dilahirkan di Kota Pati, 30 Oktober 1991. Pendidikan menengahnya dilaluinya di selengkapnya

Berimanlah maka Kamu Akan Sukses

OPINI | 04 March 2013 | 16:03 Dibaca: 123   Komentar: 0   0

Siapa yang tidak ingin behasil? Setiap insan manusia pasti menginginkan keberhasilan dalam hidupnya. Keberhasilan akan menyelimuti mereka yang selalu mendambakan dan berusaha untuk memperoleh keberhasilan tersebut. Tidak hanya itu, selain tekad dan kerja keras ada satu hal yang wajib dilaksanakan bagi mereka yang ingin mencapai keberhasilan, dan satu hal tersebut memeiliki keterkaitan antara usaha, kerja keras dan keberhasilan. Satu hal tersebut tidak lain adalah keyakinan untuk sukses. Banyak orang yang kelihatannya biasa-biasa saja, namun pada hakikatnya dia mampu mencapai kesuksesan dan keberhasilan dalam hidupnya, Satu hal yang menjadikan dia sukses adalah keyakinan untuk meraih kesuksesan.

Keyakinan atau keimanan, dalam berbagai perspektif didiplin ilmu telah banyak dikemukakan oleh pakar ahli bahasa. Meskipun banyak perspektif penilaian seputar keyakinan, namun pada hakikatnya mereka memiliki tujuan yang sama dalam merumuskan keyakinan/keimanan. Hal terpenting dari keyakinan tersebut bukan memahami makna dasar atau macam-macam perspektif yang brebicara keyakinan. Lebih dari itu, hakikat keyakinan/keimanan yang sesungguhnya adalah “mempercayai dengan sepenuh hati, yang dilafalkan dengan lisan serta diaktualisasikan dengan perbuatan” bahwa dirinya layak dan patas untuk memperoleh kesuksesan tersebut. Keyakinan itu muncul karena adalah dorongan dalam diri bahwa semua manusia yang berusaha pasti akan memperoleh kesuksesan dan keberhasilan.

Tiga hal antara; iman, usaha, dan keberhasilan semuanya memiliki keterkaitan yang tak dapat dipisahkan. Tiga hal tersebu ibarat kata bagaikan masakan lezat yang siap dihidangkan dimeja makan untuk mereka yang layak dan pantas untuk menikmati hidangan tersebut. Dan tentunya untuk menghasilkan masakan yang lezat dibutuhkan rempah-rempah yang lengkp ditambah takaran yang pas pula untuk menghasilkan masakan yang lezat, dimana peran koki/chef disini akan sangat menentukan kualitas makanan yang disajikannya. Darisini kita akan mengetahui bahwa untuk menghasilakn makanan yang sempurna, kita membutuhkan bumbu dan rempah-rempah yang lengkap dan diracik oleh koki/chef yang handal untuk mengelola masakan tersebut. Begitupun juga dengan keberhasilan/kesuksesan semuaanya kan diraih oleh mereka yang mau dan mampu mengoptimalkan kekayaan dan kekuatan yang ada didalam dirinya untuk meraih kesuksesan.

Kita semua meyakini bahwa tidak ada kesuksesan yang dapat diraih secara instan tanpa memalui proses. Dan proses itu akan kita lalui sejauh mana kita yakin akan memperoleh kesuksesan tersebut. Semakin lama kita berproses, maka semakin besar dan cerah pula peluang kita untuk meraih kesuksesan tersebut. Hal tersebut sebagiman ditegaskan dalam Qs: Ar Ra’du: 11


Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah[1]. Sesungguhnya Allah tidak merobah Keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan[2] yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, Maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.

Dari ayat diatas semakin jelas dan yakin bahwa kesuksesan akan menghampiri setiap orang yang percaya, dan mau berusaha untuk memperoleh kesuksesan. Jadi yakinlah bahwa semua orang berhak memiliki kesuksesan sesuai dengan proses mereka dalam memperoleh kesuksesan, dan yakinlah kalau kamu pasti akan sukses.


[1]Bagi tiap-tiap manusia ada beberapa Malaikat yang tetap menjaganya secara bergiliran dan ada pula beberapa Malaikat yang mencatat amalan-amalannya. dan yang dikehendaki dalam ayat ini ialah Malaikat yang menjaga secara bergiliran itu, disebut Malaikat Hafazhah.

[2]Tuhan tidak akan merobah Keadaan mereka, selama mereka tidak merobah sebab-sebab kemunduran mereka.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Nangkring Bareng Pertamina …

Maria Margaretha | | 29 August 2014 | 23:37

BBM Naik Kenapa Takut? …

Mike Reyssent | | 30 August 2014 | 00:43

5 Polusi Rumah yang berbahaya selain Rokok …

Hendrik Riyanto | | 30 August 2014 | 04:53

Jokowi-JK Berhentilah Berharap Tambahan …

Win Winarto | | 29 August 2014 | 22:16

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Jogja Terhina, France Tidak Perlu Minta Maaf …

Nasakti On | 11 jam lalu

Rising Star Indonesia, ‘Ternoda’ …

Samandayu | 11 jam lalu

Yogya, Kamar Kos, dan Segarnya Es Krim Rujak …

Wahyuni Susilowati | 15 jam lalu

Doa untuk Mas Vik …

Aiman Witjaksono | 18 jam lalu

Kejadian di SPBU yang Bikin Emosi… …

Ryan M. | 21 jam lalu


HIGHLIGHT

London in a Day on Foot …

Fillia Damai R | 10 jam lalu

Jogja Miskin, Bodoh, Tolol dan Tak …

Erda Rindrasih | 10 jam lalu

Mengintip Sekelumit Catatan Umar Kayam …

G | 10 jam lalu

5 Polusi Rumah yang berbahaya selain Rokok …

Hendrik Riyanto | 11 jam lalu

Tentang Mengusahakan Jodoh …

Adin_noel | 12 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: