Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Andika Novaliant

Digital Strategist | Social Media Enthusiast | Writer

Metode Belajar Bahasa Inggris Untuk Anak-anak

OPINI | 28 December 2012 | 14:35 Dibaca: 3131   Komentar: 0   0

Dewasa ini beragam kursus bahasa asing, terutama bahasa Inggris, kian menjamur. Baik untuk orang dewasa maupun bagi anak-anak. Lembaga formal yakni sekolah juga tidak mau ketinggalan jaman. Pengajaran bahasa Inggris yang semula hanya dikenal di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), kini diberikan kepada siswa Sekolah Dasar (SD), bahkan murid Sekolah Taman Kanak-Kanak (TK).

Fenomena seperti ini bisa jadi dipacu oleh obsesi orang tua yang menghendaki anaknya cepat bisa berbahasa asing. Mereka berpandangan, semakin dini anak belajar bahasa asing, semakin mudah ia menguasai bahasa itu.

Kesadaran orang tua untuk mempersiapkan sang buah hati agar bisa bertahan dan mampu bersaing pada kehidupan mendatang menggerakan para orang tua untuk memberikan pendidikan yang terbaik bagi putra putrinya termasuk memperkenalkan dan memahami bahasa Inggris sejak usia dini.

Lantas yang jadi pertanyaan adalah, bagaimana cara memperkenalkan bahasa asing kepada anak? Sementarapada beberapa anak, kemampuan penguasaan bahasa Indonesia (Mother Tongue) tidak terlalu baik.

Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan para orang tua, berikut metode dalam memperkenalkan bahasa Inggris kepada sang buah hati.

Waktu Memulai

Sejatinya tak ada batasan yang tepat kapan kita bisa mulai memperkenalkan tata bahasa Inggris kepada anak-anak kita, tetapi beberapa ahli dan psikolog berpendapat bahwa masa yang paling tepat adalah pada saat Golden Period tahap kedua, yaitu di sekitar usia 3 sampai dengan 6 tahun.

Para ahli menilai di masa tersebut perkembangan bahasa seorang anak sedang mengalami kemajuan yang sangat cepat yang diiringi dengan kemampuan daya tangkapnya. Manfaatkanlah moment tersebut sebaik-baiknya, namun sebaiknya Anda mengenalkan beberapa kosa kata dalam bahasa Indonesia untuk dipahami mereka.

Hal ini cukup beralasan dikarenakan apabila kita memperkenalkan bahasa Inggris sebelum anak memahami dan mengenal kosa kata dalam bahasa ibu, dikhawatirkan anak-anak akan mengalami kendala bingung bahasa, sehingga membuatnya semakin sulit dalam memahami tata bahasa.

Metode Pembelajaran

Ada beberapa metode sederhana dalam memperkenalkan tata bahasa Inggris kepada anak-anak. Kita bisa menggunakan metode tersebut dalam interaksi sehari-hari, misalnya kita bisa mulai memperkenalkan warna mainan favoritnya dalam bahasa Inggris, nama-nama benda disekitar kita dan hal-hal yang banyak berhubungan dengannya atau yang menjadi ketertarikannya. Dengan mengaplikasikan metode ini, secara tidak langsung kita akan membantu menambah perbendaharaan kata anak-anak.

Metode selanjutnya adalah membiasakan anak untuk mendengarkan lagu anak-anak dalam bahasa Inggris, atau bisa juga dengan menonton acara televisi anak berbahasa inggris. Tanpa disadari sambil bernyanyi anak akan memperlancar pelafalan bahasa Inggrisnya. Apalagi jika ditambah dengan visualisasi yang menarik, sehingga membentuk dan menumbuhkan pola berpikir bahwa belajar bahasa Inggris sangat menyenangkan.

Selain mendengarkan lagu dan menonton acara anak-anak yang berbahasa Inggris, Anda juga bisa memperkenalkan Three Magic Words kepada anak-anak, seperti thank you, excuse me, dan sorry. Dengan menerapkan tiga kata ini dalam keseharian anak, maka Anda tidak saja mengajarkan bahasa kepadanya tetapi juga Anda akan membentuk buah hati menjadi pribadi yang bersyukur, santun dan berjiwa sportif.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

[PENTING] Panduan ke Kompasianival 2014, …

Kompasiana | | 18 November 2014 | 15:19

OS Tizen, Anak Kandung Samsung yang Kian …

Giri Lumakto | | 21 November 2014 | 23:54

Aku dan Kompasianival 2014 …

Seneng Utami | | 22 November 2014 | 02:18

Obama Juara 3 Dunia Berkicau di Jaring …

Abanggeutanyo | | 22 November 2014 | 02:59

Seru! Beraksi bareng Komunitas di …

Kompasiana | | 19 November 2014 | 16:28


TRENDING ARTICLES

Duuuuuh, Jawaban Menteri iniā€¦ …

Azis Nizar | 11 jam lalu

Zulkifli Syukur, Siapanya Riedl? …

Fajar Nuryanto | 12 jam lalu

Memotret Wajah Jakarta dengan Lensa Bening …

Tjiptadinata Effend... | 12 jam lalu

Ckck.. Angel Lelga Jadi Wasekjen PPP …

Muslihudin El Hasan... | 15 jam lalu

Tak Berduit, Pemain Bola Indonesia Didepak …

Arief Firhanusa | 21 jam lalu


HIGHLIGHT

Pemeran Film Dokumenter Act of Killing Haram …

Handy Fernandy | 9 jam lalu

Asyiknya Wisata di TRMS Serulingmas …

Banyumas Maya | 11 jam lalu

Ajang Kompasianival Melengkapi Pertemanan …

Thamrin Dahlan | 11 jam lalu

Generasi Sandwich …

Sitti Fathimah Herd... | 11 jam lalu

Eh, Susi Nongol Lagi! …

Mbah Mupeang | 11 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: