Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Hendrik Ng

Penulis lepas yang bisa menulis apa saja tergantung kemana otaknya membawa.

Lebih Jauh Mengenal Twinning Program di Malaysia

OPINI | 21 November 2012 | 16:17 Dibaca: 193   Komentar: 0   0

Malaysia merupakan salah satu negara tujuan bagi puluhan ribu pelajar atau mahasiswa setiap tahunnya untuk menempuh pendidikan. Ambisi Malaysia sebagai negara kunci dalam pendidikan transnasional dunia, tentu banyak menarik pelajar atau mahasiswa untuk menuntut ilmu di Malaysia. Ada banyak alasan mengapa Malaysia bisa menarik puluhan ribu orang dan menjadi pusat pendidikan di antara negara Asia Tenggara.

Selain biaya hidup dan biaya kuliah di Malaysia yang tergolong murah, adanya twinning program juga membuat sekian banyak siswa untuk memilih Malaysia sebagai tujuan pendidikan mereka. Program ini termasuk unik, karena siswa dapat mengambil dan menyelesaikan kuliah mereka secara bersamaan di dua negara berbeda, yaitu Malaysia dan partner university di negara lain. Negara tersebut adalah Inggris, Amerika Serikat, Kanada, dan Australia. Sedangkan Malaysia sendiri merupakan salah satu dari negara pertama di Asia Tenggara dalam memperkenalkan gelar kolaborasi bagi siswa atau pelajar internasional. Gelar kolaborasi tersebut merupakan program kuliah yang diakui oleh negara di atas, dan hal ini merupakan cara yang baru dan menarik untuk mengikuti program pendidikan internasional bagi para pelajar dan siswa yang berasal dari negara mana pun.

Sistem pendidikan di Malaysia dalam twinning program dibagi menjadi dua struktur, yaitu program sarjana 2 + 1 dan 3 + 0. Keduanya sama - sama memungkinkan pelajar atau siswa untuk memperoleh gelar universitas asing selagi kuliah di Malaysia. Lalu apa perbedaan dari kedua program tersebut? Gelar twinning 2 + 1 akan meberi peluang bagi siswa untuk kuliah selama dua tahun di Malaysia dan satu tahun berikutnya di negara pemberi ijazah. Gelar 3 + 0 merupakan gelar sepenuhnya yang diberikan pada siswa yang kuliah selama tiga tahun di Malaysia. Kedua program di atas merupakan pilihan yang tepat bagi siswa atau pelajar yang ingin mendapatkan gelar yang diakui secara internasional sekaligus mempunyai pengalaman hidup di Malaysia.

Mudahnya sistem pendidikan, rendahnya biaya kuliah dan biaya hidup di kota metropolis, tentu membuat semakin banyak siswa yang datang menuntut ilmu di Malaysia. Memulai pendidikan merupakan awal dari pengalaman yang mengesankan di negara tropis seperti Malaysia.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pasca Hukuman Mati Polisi Australia jadi …

Ronny Noor | | 04 May 2015 | 16:16

Hebat, Bandara Ngurah Rai & Juanda …

Ilyani Sudardjat | | 04 May 2015 | 17:18

Gebyar Lomba Blog dan Hadiah di Bulan April …

Kompasiana | | 17 April 2015 | 12:34

Penurunan Memori Jadi Lebih Cepat Karena …

Andreas Prasadja | | 04 May 2015 | 13:58

[INFO] Pengembangan dan Perawatan Server …

Kompasiana | | 24 March 2015 | 17:37



Subscribe and Follow Kompasiana: