Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Kesucian Bulan Ramadhan

OPINI | 22 August 2011 | 06:32 Dibaca: 85   Komentar: 0   1

Lebaran sebentar lagi dan pelan namun pasti Ramadhan akan meninggalkan kita. Setelah itu baru kita bisa merenung, apakah kita sudah mengisi hari-hari di bulan Ramadhan tersebut dengan hati yang suci, sujud dan tunduk penuh ikhlas kepada Sang Maha Pencipta, atau kita masih merasa di recoki segala tetek bengek acara atau iklan dengan iming-iming hadiah yang menggiurkan hati.

Operator celluler misalnya, gencar mengiklankan hadiah menarik dengan cara tekan bintang sekian-sekian pagar, maka akan mendapatkan hadiah ratusan juta rupiah. Begitu mudahnya untuk mendapatkan hadiah, padahal untuk mengirimkan di kenakan tarip yang tidak semestinya.

Jadi selama bulan Ramadhan  kita tidak dididik untuk banyak beribadah dan perbuatan lain yang mendatangkan pahala, akan tetapi disibukkan dengan tekan bintang dan pagar yang sebenarnya itu adalah judi terselubung, karena tarip yang tidak semestinya tersebut. Coba bayangkan, berapa juta orang yang hanya sibuk tekan dan pencet tombol dan berapa juta nilai hadiah yang akan didapatkan. Berapa juta keuntungan yang mereka raup??

Entah mengapa hal semacam ini di legalkan, dan entah mengapa MUI tidak mengeluarkan fatwa apa2. Mungkin MUI sedang tidur karena berpendapat abhwa tidurnya orang berpuasa adalah Ibadah. Wallahua’lam….

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Selamat! Surabaya Meraih Socrates Award …

Ilyani Sudardjat | | 17 April 2014 | 11:14

Warga Kecam Pemogokan Panitera …

Sutomo Paguci | | 17 April 2014 | 08:56

Fenomena Simon Santoso: Penerapan Teori XY? …

Yuniandono Achmad | | 17 April 2014 | 08:18

Sudah Dikompres tapi Masih Demam, Salahkah? …

Widhi Handayani | | 16 April 2014 | 21:59

Yuk, Ikuti Kompasiana Nangkring bareng …

Kompasiana | | 15 April 2014 | 20:47


TRENDING ARTICLES

Agar Tidak Menyusahkan di Masa Tua …

Ifani | 10 jam lalu

Menguji Nyali Jokowi; “Say No to …

Ellen Maringka | 10 jam lalu

Dinda, Are You Okay? …

Dewi Nurbaiti | 10 jam lalu

Pelajaran Mengenai Komentar Pedas Dinda …

Meyliska Padondan | 11 jam lalu

Menakar Pasangan Ideal Capres - Cawapres …

Afdhal Ramadhan | 17 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: