Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Y.padmono Dr.

Saya seorang dosen yang terlambat belajar iptek.Hoby Olahraga, baca, dan musik. Saya harus terus belajar! selengkapnya

RPP Tematik

OPINI | 11 July 2011 | 23:30 Dibaca: 699   Komentar: 0   0

RENCANA PELAKSANAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran : Seni Budaya dan Keterampilan (Sentral), Matematika,

Bahasa Indonesia, PPkn, IPS

Satuan Pendidikan : SD Labschool (cita-cita) PGSD FKIP Kampus VI

Kebumen

Tema : Mengannyam

Kelas / Semester : II/I

Pertemuan ke- : 1

Alokasi Waktu : 1 Minggu (5×6x35 menit)

Tujuan Pembelajaran : Melalui penjelasan guru, contoh, demonstrasi, praktek tentang membuat anyaman dari kertas, siswa dapat mengembangkan ekspresinya melalui menganyam dari kertas dengan memperhitungkan berbagai aspek kesukaannya

Materi Pokok :

1. Anyaman dari kertas, bernyanyi ekspresif , mewarnai

2. Memanfaatkan kertas bekas

3. Hidup hemat dan sederhana

4. Menulis karangan bertema Keindahan

Metode Pembelajaran

(Tuliskan cara yang akan ditempuh untuk mencapai tujuan pembelajaran, mis. jigsaw, diskusi dsb.)

Pembelajaran dilakukan melalui transaksi, curah pendapat, melihat video, mengamati gambar proses mengannyam,. Mengamati contoh anyaman persiapan, awal, setengah jadi, selesai, dan finishing

Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran Awal

(Kegiatan apa saja yang dilakukan sebagai awal dari kegiatan, yang menghubungkan apa yang sudah diketahui siswa dengan apa yang akan dipelajari, apa yang memberi motiviasi siswa).

a. Menyiapkan kesiapan mental dan fisik anak untuk mengerjakan proyek membuat anyaman, hal ini dilakukan dengan munjukkan manfaat praktis yang diperoleh anak bila nanti bisa membuat hiasan anyaman, baik bagi diri sendiri maupun untuk keluarga

b. Mengajukan pertanyaan terkait yang membangkitkan pengalaman, pengetahuan, keterampilannya. Pertanyaan antara lain: pernahkah melihat kipas, tikar, kupat dari plastic, kupat dari janur, dan sebagainya.

c. Membahasa manfaat berlatih dan apa yang ingin dicapai dalam mengannyam. Menunjukkan latihan menganyam membuat siswa memiliki keterampilan yang dapat diterapkan tidak hanya mengannyam untuk kipas, tetapi dapat untuk membuat hiasan-hiasan rumah.

d. Menyampaikan berbagai konsep terkait (mata pelajaran lain) yang diperlukan dalam menganyam yang baik. Mengannyam dapat dilakukan dengan menggunaka kertas bekas, kertas-kertas yang tidak terpakai, terbiasa hidup sederhana, tidak hidup boros (hemat), menceriterakan proses mengannyam, dan sebagainya.

Kegiatan Inti

(Kegiatan siswa apa yang menjadi rangkaian kegiatan utama untuk menguasai materi pokok pembelajaran).

a. Eksplorasi

1) Bersama siswa mencari dan membicarakan berbagai hal terkait dengan anyaman: sebagai keterampilan membuat hiasan, memanfaatkan barang bekas, memanfaatkan barang tidak terpakai, sehingga barang-barang dapat dimanfaatkan secara maksimal, sehingga menghemat.

2) Menggunakan berbagai pendekatan pembelajaran, media, dan sumber belajar: bagaimana untuk dapat mengannyam, siswa dapat mengamati hasil anyaman yang sudah jadi, setengah jadi, dan proses penyiapan mengannyam.

3) Memfasilitasi interaksi anak dengan anak, anak dengan materi, orang dewasa (tetangga), lingkungan, dan sumber belakar lainnya. Guru dapat membuat kelompok sesuai pilihan apa yang akan dianyam, kelompok pengamatan berdasar objek yang diamati, menceriterakan secara singkat persiapan mengannyam, ketertarikan kepada kegiatan mengannyam, dan sebagainya.

4) Melibatkan siswa tanpa kecuali dalam pembelajaran: guru bersama siswa menyiapkan berbagai alat dan bahan untuk menganyam (dapat disiapkan di rumah sebagai pekerjaan rumah), menyepakati apa yang dapat dibawa siswa sebagai contoh, apa yang diinginkan anak disiapkan oleh guru (diarahkan proses mengannyam dari awal sampai selesai dalam bentuk sampel kerja).

5) Mendorong siswa berlatih mempraktekkan kerja secara joyful: siswa menganyam sesuai benda yang diidentifikasi atau sesuai keinginan siswa.

b. Elaborasi

1) Membiasakan siswa membaca, menulis untuk mendukung dan mengembangkan kualitas tugas. Guru bersama-sama siswa menyepakati untuk mencari sumber bacaan, gambar-gambar, barang-barang yang terkait dengan mengannyam.

2) Memfasilitasi siswa melalui tugas, diskusi, mendorong munculnya gagasan-gagasan baru. Berdasar persiapan bacaan, gambar dan contoh, guru dan siswa menyepakai barang apa yang akan dianyam oleh siswa sesuai keinginan siswa, bisa meniru barang atau siswa menciptakan gagasannya sendiri.

3) Membgeri kesempatan berpikir menentukan proyek mengannyamnya (memilih bentuk dan alat, mendesain/memilih bentuk, menyelesaikan masalah bila menemuinya.

4) Memfasilitasi siswa belajar secaa bermakna, bekerja, terlibat

5) Mendorong siswa berkompetisi secara sehat untuk memperoleh hasil anyaman yang baik dengan bekerja tekun, cermat, hati-hati.

6) Membimbing siswa menyusun laporan kerja tentang langkah dan tahap pengerjaan proyeknya. Siswa menceriterakan secara lisan dan tertulis.

7) Mendorong siswa berani menyajikan hasil kerjanya dalam pameran kelas

8) Mendorong siswa memperoleh rasa sukses, bangga terhadap kinerjanya, tumbuh semangat bila bekerja lagi

c. Konfirmasi

1) Memberikan umpan balik, reward, reinforcement. Guru meminta teman memilih manakah karya terbaik dan teman-teman berepuk tangan, karya paling indah, paling kuat, paling cepat, paling rapi, Berbagai kategori untuk memberikan rasa sukses kepada banyak siswa.

2) Memberikan konfirmasi hasil eksplorasi siswa dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber. Guru menyetujui pilihan siswa atau mengusulkan bila kurang tepat pilihan siswa, atau memberikan alternative, sehingga keputusan diterima semua pihak. Bahkan bila perlu memberikan alasan mengapa ini terbaik, ini terindah, terapi, dsb.

3) Mendorong siswa berefleksi atas pekerjaannya (kekurangan, kelebihan). Siswa yang belum berhasil dikoreksi kekurangannya melalui pengakuannya siswa, tetapi tetap diberi dorongan untuk tetap memperbaiki diri.

4) Mendorong siswa memperoleh pengalaman bermakna dalam kompetensi: Siswa yang tercepat menceriterakan caranya bekerja cepat, terapi menceriterakan bagaimana ia bisa membuat secara rapi. Sebaliknya bagi anak yang belum mampu menganyam dibantu oleh teman atau guru, memberi contoh cara bekerja yang benar, mendorong siswa pasti bisa melakukan.

Kegiatan Akhir

(Kegiatan apa saja yang menjadi akhir dari rangkaian kegiatan untuk pembelajaran pada pelajaran ini.)

a. Bersama-sama teman dan guru membuat rangkuman langkah-langkah kerja dan berbagai keterampilan yang diperlukan

b.Berani menilai pekerjaannya sambil menganalisis kekurangan-kekurangtan dan kelebihannya

c. Memberikan umpan balik

d.Merencakanb kegiatan tindak lanjut

e. Merencanakan pembelajaran berikutnya

f.

Sumber dan Media

(Tuliskan sumber dan media belajar yang digunakan)

  1. Buku Sumber

TIM, Kerajinan Tangan dan Kesenian. Jakarta: Yudantaka, 2010

TIM SD Labschool, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, Kebumen, 2010.

TIM SD Lab School, Buku Pedoman Siswa. Kebumen, 2010.

Berbagai suku sumber yang diperoleh siswa

  1. Media

  1. Gambar seri menganyam
  2. Tata cara bercerita secara tertulis
  3. Vidio contoh mengannyam
  4. Berbagai media dari siswa

Penilaian (jenis dan prosedur)

(Tuliskan penilaian apa yang akan dilakukan untuk mengukur tercapai tidaknya tujuan pembelajaran dan kompetensi dasar, dan pilihlah jenis penilaian yang paling tepat).

  1. Jenis Evaluasi : Performan
  2. Prosedur : Evaluasi Proses dan hasil

a. Proses : rubric

b. Hasil : analisis laporan siswa

Guru

Dr. Y. Padmono, M.Pd

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Basuri Tjahaja Purnama: 20 tahun Mendatang …

Olive Bendon | | 01 October 2014 | 06:58

Penumpang KA Minim Empati …

Agung Han | | 01 October 2014 | 04:25

Cerita Dibalik Sekeping Emas Cabang Wushu …

Choirul Huda | | 01 October 2014 | 02:11

Menulis Cerpen Itu Gampang, Mencari Peminat …

Sugiyanto Hadi | | 01 October 2014 | 03:16

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Tanpa Ibra, PSG Permalukan Barca …

Mike Reyssent | 3 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 5 jam lalu

Masalah Pilkada: Jangan Permainkan UU! …

Jimmy Haryanto | 5 jam lalu

Beraninya Kader PAN Usul Pilpres oleh MPR, …

Sahroha Lumbanraja | 6 jam lalu

Guru Pukul Siswa, Gejala Bunglonisasi …

Erwin Alwazir | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

[DAFTAR ONLINE] Kompasiana Nangkring bareng …

Kompasiana | 7 jam lalu

BKKBN dan Kompasiana Nangkring Hadir di …

Kompasiana | 7 jam lalu

A Hok: “ DPRD Sebagai Calo yang Tidak …

Ibnu Dawam Aziz | 7 jam lalu

Mantan Teknisi NASA AS Ajari Pelajar …

Mohammad Yazed Arro... | 7 jam lalu

Punya Ulasan Seputar Kependudukan? Ikuti …

Kompasiana | 7 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: