Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Slamet Rianto

Lahir di pelosok Wonogiri, listrik baru masuk tahun 1997, kuliah ikatan dinas, pernah bertugas di selengkapnya

Penjaga Toilet Bandara

OPINI | 16 December 2010 | 16:43 Dibaca: 129   Komentar: 2   0

Fajar belum genap beranjak. Hawa dingin terasa pekat menusuk. Kabut masih tebal berpendar. Kumasuki gerbang ruang tunggu E7 Bandara Soekarno Hatta. Panggilan alam menuntunku mampir ke toilet. Senyap, dingin, sedikit mencekam, mengingat tempatnya tersembunyi di bawah ruang tunggu. “Selamat pagi, Pak.. Silahkan lewat pintu sebelah kanan.” Sapaan yg bersahaja, tidak berlebih. Ku tunaikan hajat kecil dengan segera. Sekembalinya, ku sempatkan membagi perhatian ke arah pemilik suara tadi. Lelaki separuh baya, berdiri tegak di sudut pintu. Menyapa siapa saja yg melintas di depannya dengan kalimat yg bersahaja. Selamat pagi. Itu saja. Dia bernama Suhanda, sang penjaga toilet bandara.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sepotong Senja di Masjid Suleeyman yang …

Rumahkayu | | 19 April 2014 | 10:05

Pengakuan Mantan Murid JIS: Beberapa Guru …

Ilyani Sudardjat | | 19 April 2014 | 20:37

Kompas adalah Penunjuk Arah, Bukan Komando …

Dita Widodo | | 19 April 2014 | 21:41

Musafir; Aku Pasti Pulang …

Elkhudry | | 20 April 2014 | 06:29

Kompasianer Mengawal Pemilu 2014 …

Kompasiana | | 09 April 2014 | 04:17


Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: