Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Istadi

Penulis/Pengupload adalah Staf Ahli PR4 Undip dan Ketua Bidang Pengembangan dan Pengelolaan Website Undip. Website: selengkapnya

Undip Pelopor Sertifikasi Keahlian Pengadaan Barang dan Jasa Tingkat Nasional

REP | 23 June 2010 | 10:37 Dibaca: 417   Komentar: 1   1

lpse undipUndip (http://undip.ac.id) kini sebagai pelopor sertifikasi keahlian pengadaan barang dan jasa tingkat nasional (http://lpse.undip.ac.id). Sejak tahun 2005 hingga 2010 Undip dipercaya sebagai pelaksana pelatihan dan ujian sertifikasi keahlian pengadaan barang dan jasa oleh pusat. Selengkapnya dapat dilihat di website LPSE UNDIP (http://lpse.undip.ac.id).

Tidak kurang dari 2000 orang tenaga ahli pengadaan barang dan jasa telah dihasilkan Undip, dan kini jumlahnya kian bertambah seiring dengan banyaknya  tenaga ahli yang dibutuhkan oleh dinas/instansi, BUMN,BUMD di Indonesia. Pelatihan berikutnya tanggal 24 Juni 2010 mendatang adalah angkatan ke 24, yang akan diikuti sekitar 152 peserta dari Jawa dan luar Jawa.

Wakil Ketua Panitia Pelatihan dan ujian sertifikasi keahlian pengadaan barang dan jasa Undip, Herry Suliantoro,ST.MT kepada humas Undip mengatakan, kegiatan pelatihan dan ujian sertifikasi pengadaan barang dan jasa ini seiring diberlakukannya KEPPRES No. 80/2003 mengenai Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan PERPRES No. 8/2006 tentang Perubahan Keempat Atas Keppres 80/2003 di mana pada pasal II poin 2 pada Perpres tersebut disebutkan bahwa mulai 1 Januari 2008  Pengelola Pengadaan (Pejabat Pembuat Komitmen, Panitia dan Pejabat Pengadaan)  wajib memiliki Sertifikat Keahlian pengadaan barang/jasa

“Mengingat pemberlakuan ketentuan Sertifikasi Keahlian tersebut serta kebutuhan yang masih sangat besar terhadap personil dengan kompetensi di bidang pengadaan maka Undip Semarang  kembali akan  menyelenggarakan kegiatan seri  Pelatihan Sertifikasi Keahlian Pengadaan Barang/Jasa, dan dilanjutkan dengan Ujian Ahli  Pengadaan Barang/Jasa untuk mendapatkan Sertifikat Ahli  Pengadaan Pertama yang diakui secara nasional dengan difasilitasi oleh LKPP. Jumlah peserta pelatihan  setiap angkatan terus meningkat, sebab hampir di semua dinas instansi/ lembaga pemerintah, BUMN, BUMD dan penyedia barang dan jasa membutuhkan tenaga ahli bersertifikasi,” ujar Herry.

Yang menyenangkan, lanjut Herry, peserta pelatihan dan ujian sertifikasi ini tidak hanya datang dari pulau jawa, tapi banyak yang datang dari luar jawa, seperti Sulawesi, Medan, Lampung, Kutai Kartanegara, Banjarmasin, Palangkaraya dan berbagai daerah lain di Indonesia. Tingkat kelulusan peserta pelatihan, kata Herry juga jauh lebih bagus dibanding dengan tahun 2005.

“Dulu tingkat kelulusan paling banter hanya 10 - 15 persen, karena peserta kebanyakan dari usia tua (senior), otomatis relatif sulit mencerna materi latihan. Tapi, sejak tahun 2007 sampai 2010 ini tingkat kelulusan peserta ujian sertifikasi keahlian barang dan jasa ini naik hingga 50 persen. Karena pesertanya sebagian besar para pegawai baru yang berusia  muda, sehingga lebih  gampang menerima materi latihan,” ujar Herry.

Khusus pelatihan dan ujian angkatan ke-24 yang akan dilaksanakan di Gedung Prof Sudarto 24-25 Juni 2010, para peserta dikenakan kontribusi  Rp. 1.000.000 /peserta (Ujian Free). Sementara fasilitas yang diberikan : Sertifikat Pelatihan, 1 (satu) set lengkap Modul Pelatihan, Buku Keppres No. 80/2003, Perpres No. 8/2006, CD contoh-contoh Dokumen Standar Pengadaan, Kit Pelatihan, tas, makan siang & snack serta transportasi antar jemput dari hotel ke tempat pelatihan pp selama pelatihan. Namun bagi yang sudah pernah mengikuti pelatihan dan berminat mengikuti Pelatihan Singkat (latihan soal) dengan kontribusi biaya sebesar Rp. 350.000/peserta dengan fasilitas alat tulis dan snack.

“Banyaknya peserta pelatihann dan ujian dari luar pulau Jawa, sekaligus mengangkat citra positif Undip dimata masyarakat, birokrasi di seluruh wilayah di Indonesia. Kami siap menjadi yang terdepan dalam menyiapkan para tenaga ahli di bidang pengadaan barang dan jasa. Kami juga mengundang para panitia, pejabat pengadaan di lingkungan dinas/ instansi pemerintah, swasta untuk bergabung dengan kami, sehingga ke depan berbagai kecurangan  dalam proses pelaksanaan proyek pembangunan yang ditangani lembaga instansi,” ujar Herry.

Tags: lpse

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sultan Brunei Sambut Idul Fitri Adakan Open …

Tjiptadinata Effend... | | 30 July 2014 | 07:16

Simpang-Siur Makna “Politikus” …

Nararya | | 30 July 2014 | 00:56

Di Timor-NTT, Perlu Tiga Hingga Empat Malam …

Blasius Mengkaka | | 30 July 2014 | 07:18

Jalan-jalan di Belakangpadang …

Cucum Suminar | | 30 July 2014 | 12:46

Punya Pengalaman Kredit Mobil? Bagikan di …

Kompasiana | | 12 June 2014 | 14:56


TRENDING ARTICLES

Materi Debat Prabowo yang Patut Diperhatikan …

Bonne Kaloban | 7 jam lalu

Cabut Kewarganegaraan Aktivis ISIS! …

Sutomo Paguci | 10 jam lalu

Presiden 007 Jokowi Bond dan Menlu Prabowo …

Mercy | 10 jam lalu

Dua Kelompok Besar Pendukung Walikota Risma! …

Jimmy Haryanto | 10 jam lalu

Pemerintahan Ancer-ancer Jokowi-JK Bikin …

Hamid H. Supratman | 11 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: