Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Muthofarhadi

"Satu peluru hanya bisa menembus satu kepala, tapi satu tulisan bisa menembus puluhan bahkan ratusan selengkapnya

Manusia Homo sapiens

OPINI | 16 May 2010 | 06:29 Dibaca: 2053   Komentar: 7   0

Manusia jenis Hewan
Manusia hasil evolusi Kera
Manusia yang awalnya berjalan dengan kaki dan tangan
Tapi bukan di saat bayi yang masih merangkak

Manusia yang jenis pertamanya adalah kera
Berjalan dengan empat kaki

Waktu demi waktu
Berevolusi
Berjalan dengan lebih tagap
Berjalan lebih tegap lagi
Dan
Akhirnya berjalan dengan tegap,
Berjalan dengan dua kaki
Dan
Disebut manusia Homo sapiens
Sebagai nenek moyangnya manusia
Ya manusia cerdas
Manusia
Makhluk ciptaan Allah swt
Yang pertama bernama Adam as dan Hawa tanpa dilahirkan dari seorang ibu
Kemudian Hawa melahirkan anak-anak manusia
Dari yang berumur ratusan tahun,
Bertubuh tinggi, besar,
Sampai pada manusia sekarang,
Yang bertubuh sedang dan berumur pendek

Manusia melahirkan bayi
Yang berjalan merangkak
Tanpa bisa berbicara kecuali menangis dan tertawa
Kemudian bertambah besar menjadi
Anak-anak yang berjalan dengan dua kakinya dengan sempurna
Belajar, sehingga menjadi pintar, sebagai kholifah Allah swt

Manusia Homo sapiens bukan manusia sekarang
meskipun ada manusia sekarang yang yakin
sebagai keturunan manusia Homo sapiens

Manusia-manusia Homo sapiens ini bertebaran
Di bumi, dan berkeyakinan bahwa
Mereka adalah hasil evolusi kera

Berbeda dengan manusia
Yang juga bertebaran di bumi,
Dengan keyakinan bahwa
Mereka anak turunnya Adam as dan Hawa

Dua jenis manusia yang bentuknya sama,
Namun memiliki keyakinan yang berbeda
Manusia Homo sapiens
Memisahkan agama dengan ilmu pengetahuan
Yakin sebagai bagian dari Kelompok Mamalia dalam Taksonomi Hewan

Sedangkan
Manusia
Tidak memisahkan agama dengan ilmu pengetahuan
Yakin sebagai manusia bukan Kelompok Mamalia dalam Taksonomi Hewan

Manusia
Terdiri dari laki-laki yang tidak menyusui
Dan
Perempuan yang menyusui anaknya

Persamaan sifat menyusui
Bagi manusia bukan untuk mengatakan bahwa
Manusia satu kelompok
Dengan hewan menyusui
Karena sifat menyusui itu adalah karunia Tuhan Yang Maha Menciptakan
Bukan untuk mengelompokkan semua ciptaan Tuhan yang menyusui dalam satu kelas Mamalia
Allah swt sudah berfirman bahwa manusia diciptakan dalam bentuk yang sempurna,
dengan sifat-sifat yang juga sempurna sebagai manusia
Kemudian Allah swt hanya memerintahkan kepada manusia sebagai khalifah tidak kepada makhluk yang lain yang Allah swt ciptakan

Salah satu fungsi kekhalifahan manusia adalah mengatur makhluk Tuhan
Termasuk memanfaatkan hewan dan tumbuhan
Sesuai dengan yang Allah swt firmankan,
bahwa ada sebagian hewan sebagai binatang ternak,
ada yang diburu,
dan ada yang berbisa dll

Begitu juga dengan tumbuhan
Ada tumbuhan untuk sayuran atau dimakan,
ada untuk obat, dll

Sekarang apa gunanya taksonomi Carolus Lineus
Manusia yang mengelompokkan hewan dan tumbuhan
Menyatakan manusia sebagai bagian dari kelompok Taksonomi Hewan
Padahal Allah swt sudah terlebih dahulu mengelompokkan Hewan dan Tumbuhan
Sebelum menciptakan manusia,
dan telah diajarkan kepada manusia pertama (Adam as) dan juga Hawa

Carolus Lineus bukan seorang Nabi
Sehingga pemikiran dan teorinya tidak wajib dan tidak sunnah untuk diikuti

Manusia sudah diberi agama
Manusia sudah diberi kitab suci

Sungguh kasihan Homo sapiens
Meskipun memiliki arti manusia cerdas
Namun membawa keyakinan salah,
“Manusia bukan ciptaan Tuhan, namun evolusi dari kera menjadi manusia cerdas (Homo sapiens)”

Karena manusia dihadapan Tuhan,
Akan dibedakan berdasarkan keyakinannya,
Bukan dibedakan berdasarkan kesempurnaan wujudnya sebagai manusia
Manusia Homo sapiens, kemanapun perginya selalu membawa keyakinannya
Sebagai makhluk hasil evolusi kera bukan ciptaan Tuhan

Selesai.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pemangsa Anak-anak Sasar Sekolah-sekolah …

Jonas Suroso | | 24 April 2014 | 01:14

“Blocking Time” dalam Kampanye …

Ombrill | | 24 April 2014 | 07:48

Kota: Kelola Gedung Parkir atau Hunian …

Ratih Purnamasari | | 24 April 2014 | 13:59

Mengenal Infrastruktur PU Lewat Perpustakaan …

Kompasiana | | 21 April 2014 | 15:12

Mengenal Infrastruktur PU Lewat Perpustakaan …

Kompasiana | | 21 April 2014 | 15:12


TRENDING ARTICLES

Demam Masha and Bear, Lagi-lagi Film Animasi …

Heru Andika | 8 jam lalu

Senayan, Panggung Baru Para Artis… …

Iswanto Junior | 9 jam lalu

Nasib Capres ARB (Ical Bakrie) dan Prabowo …

Mania Telo | 10 jam lalu

Provokasi Murahan Negara Tetangga …

Tirta Ramanda | 11 jam lalu

Aceng Fikri Anggota DPD 2014 - 2019 Utusan …

Hendi Setiawan | 12 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: