Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Johan Wahyudi

Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Soloraya, Kolumnis Rubrik Petuah Majalah SMARTEEN, Penyunting Naskah, Penulis Artikel, selengkapnya

Cara Mudah Menulis Buku

OPINI | 15 May 2010 | 00:11 Dibaca: 1398   Komentar: 30   3

Posting artikel saya berjudul Ayo Menulis Buku ternyata mendapat sambutan meriah. Saya senang dengan kondisi itu. Saya bangga jika rekan-rekan termotivasi untuk menjadi penulis buku. Jika motivasi kuat untuk menjadi penulis sudah dimiliki, kita dapat memulai untuk berkarya. Untuk menjadi seorang penulis buku, tidak diperlukan modal banyak. Seorang penulis buku hanya membutuhkan ketekunan. Jika sifat itu sudah dimiliki, seorang penulis buku tinggal memilih jenis buku yang akan ditulisnya. Jenis buku ada bermacam-macam. Berdasarkan isinya, buku diklasifikasikan menjadi dua, yaitu buku fiksi dan buku nonfiksi. Berdasarkan peruntukannya, buku diklasifikasikan menjadi buku umum dan buku sekolah. Berdasarkan tujuannya, buku diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu buku ajar dan buku pengayaan.

  • Buku Ajar
  • Buku ajar adalah buku yang digunakan dalam proses kegiatan belajar. Buku ajar dikenal pula dengan sebutan buku teks, buku materi, buku paket, atau buku panduan belajar. Untuk menjadi penulis buku ajar, dapat diawali dengan tahapan-tahapan berikut.
  1. Membaca dan menelaah Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar (SKKD). SKKD adalah standar isi buku yang mengacu kepada kurikulum yang sedang digunakan.
  2. Menyusun peta konsep. Peta konsep adalah sistematika pendistribusian materi yang mengacu kepada SKKD, semacam daftar isi.
  3. Mengumpulkan materi yang relevan dengan SKKD untuk dijabarkan sesuai dengan peta konsep. Materi ini harus disesuaikan dengan jenjang pendidikan, aktualitas, kemenarikan, kegunaan, dan eksklusivisme.
  4. Membaca buku ajar yang telah dinyatakan lolos BSNP agar memperoleh inspirasi dan dapat membuat modifikasi.
  5. Memahami instrumen penilaian buku ajar yang telah ditetapkan BSNP. Ini disebabkan setiap buku ajar harus dinilaikan ke BSNP agar diperoleh standar isi yang sama.
  6. Mengembangkan materi sesuai dengan peta konsep. Akan lebih baik jika diawali dari tingkat kebahasaan yang dikuasai.
  7. Merefleksikan koherensi materi dalam satu bab/unit untuk ditemukan kekurangan,
  8. Minta pertimbangan pihak lain untuk memberi kritikan atau in put.
  9. Buku siap dicetak
  • Buku Pengayaan
  • Buku pengayaan yaitu buku yang disusun untuk memperkaya dan memperkuat materi yang telah disajikan dalam buku ajar. Buku pengayaan mempunyai banyak kelebihan dibandingkan buku ajar, seperti tidak dibatasi usia kurikulum, mempunyai cakupan materi lebih luas, masa edar lebih lama, dan tidak dibatasi waktu (deadline).
  • Untuk menulis buku pengayaan, seorang penulis sebaiknya memahami langkah-langkah di bawah ini.
  1. Memahami dengan baik SKKD sesuai dengan jenjang pendidikan.
  2. Mengidentifikasi komponen SKKD yang masih memerlukan buku pengayaan.
  3. Menyusun mind set (semacam daftar isi).
  4. Mengumpulkan bahan.
  5. Mengembangkan bahan sesuai dengan yang telah dibuat.
  6. Meminta pihak ketiga untuk memberi masukan atau in put.
  7. Buku siap dicetak.

Nah, menjadi penulis buku ternyata mudah. Lalu, mengapa keinginan Anda untuk menjadi penulis justru ditunda? Ayo, menulis buku! (www.gurumenulisbuku.blogspot.com)

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Istiwak, Jam Kuno di Kota Solo …

Agoeng Widodo | | 23 September 2014 | 11:20

Perang Mulut di Talkshow TV (Mestinya) Cuma …

Arief Firhanusa | | 23 September 2014 | 11:04

Billboard, Sarana Sosialisasi Redam Gepeng …

Cucum Suminar | | 23 September 2014 | 16:30

Mengapa Toga Berwarna Hitam? …

Himawan Pradipta | | 23 September 2014 | 15:14

Lelaki Pengingatku …

Edrida Pulungan | | 23 September 2014 | 17:11


TRENDING ARTICLES

Mendikbud Akhirnya Tegur Guru Matematika …

Erwin Alwazir | 7 jam lalu

Ini Kata Anak Saya Soal 4 x 6 dan 6 x 4 …

Jonatan Sara | 9 jam lalu

PR Matematika 20? Kemendiknas Harus …

Panjaitan Johanes | 11 jam lalu

Kesamaan Logika 4 X 6 dan 6 X 4 Profesor …

Ninoy N Karundeng | 11 jam lalu

Cara Gampang Bangun ”Ketegasan” …

Seneng Utami | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Kemana Peghuni Eks Bongkaran Tanah Abang dan …

Akhmad Sujadi | 8 jam lalu

Usia Orang Kota Lebih Pendek Dari Orang …

Asep Rizal | 8 jam lalu

Apa Salahnya Ahok, Dimusuhi Oleh Sekelompok? …

Kwee Minglie | 8 jam lalu

Waspadai Caries Gigi …

Amallya Luckyta | 8 jam lalu

Kunci Sukses itu Sesungguhnya Ada di Tangan …

Tjiptadinata Effend... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: