Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Ardian Syah

senyum yang tulus akan ku persembahkan kepada semua orang, karena dengan senyuman adalah awal menjalin selengkapnya

Masih Perlukah Ujian Nasional Dipertahankan…???

OPINI | 27 April 2010 | 14:59 Dibaca: 620   Komentar: 4   1

UN atau ujian nasional merupakan salah satu program pendidikan yang harus ditempuh bagi para siswa-siswi yang ada di SD, SLTP,maupun SLTA, karena di UN lah merupakan titik penentuan masa depan jenjang pendidikan selanjutnya apakah lulus atau tidak demi untuk melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi.
Namun jika melihat fenomena yang ada, setiap tahun nilai tingkat kelulusan dinaikan dengan harapan dapat dicapai dengan semaksimal mungkin, tapi kenyataannya justru terbalik angka kelulusan siswa semakin buruk, semakin banyak sisaw-siswi yang tidak lulus, dampaknya banyak histeris karena tidak lulus, ada rasa menyesal, malu atau apalah pokoknya sejuta rasa yang ada. Bagi mereka yang lulus rasa riang gembira yang ada, tapi bagi mereka yang tidak lulus yang ada diselimuti rasa sedih.
Tapi yang herannya mengapa justru banyak siswa-siswi yang tidak lulus kebanyakan dari mereka adalah siswa-siswi yang berprestasi, sedangkan yang tingkat prestasinya tergolong biasa justru banyak yang lulus, ada apa dengan mereka yang berprestasi hingga tidak lulus, adakah kecurangan atau mungkin terlalu besarnya rasa percaya diri yang merasa pintar sehingga menganggap sepele semua itu.
Melihat tingkat kelulusan yang semakin tahun semakin merosot, apakah masih perlukah diadakan UN ditahun-tahun mendatang ??? ada apa dengan sistim pendidikan kita, ada yang salahkah ?? atau mungkin adanya penurunan tingkat kualitas pendidikan dari masing-masing siswa-siswi.
Dalam pelaksanaan UN ini tidak sedkit biaya yang haris dipersiapkan, dengar-dengar mencakup dana hingga miliaran rupiah.
Jika melihat fenomena yang terjadi maka akan timbul berbagai spekulasi, masih perlukah diadakan UN ???? untuk zaman sekarang bagi mereka yang tidak lulus di UN masih bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi dengan mengkuti ujian paket A, B, maupun C.
Jika dengan adanya ujian paket A,B, maupun C ini sudah menjadi alternatif dari masalah yang dihadapi bagi mereka yang tidak lulus, maka sebaiknya UN tidak usah diadakan saja, ah bingung..bagaimana menurut anda ?????

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ma’nene, Ritual Pembersihan Mumi di …

Armin Mustamin Topu... | | 29 August 2014 | 01:17

Mafia Migas di Balik Isu BBM …

Hendra Budiman | | 29 August 2014 | 00:55

Tantangan Pembangunan Kesehatan Jokowi 01: …

Suprijanto Rijadi | | 29 August 2014 | 07:45

Anak Kami Tak Diakui Kemdikbud (?) …

Nino Histiraludin | | 29 August 2014 | 08:03

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Cara Unik Jokowi Cabut Subsidi BBM, …

Rizal Amri | 4 jam lalu

Soal BBM, Bang Iwan Fals Tolong Bantu Kami! …

Solehuddin Dori | 7 jam lalu

Gaduhnya Boarding Kereta Api …

Akhmad Sujadi | 7 jam lalu

Jokowi “Membela” Rakyat Kecil …

Melvin Hade | 8 jam lalu

Saya Pernah Dipersulit oleh Pejabat Lama …

Enny Soepardjono | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

Subsidi Amanat Konstitusi …

Hendra Budiman | 7 jam lalu

Di Bawah Tekanan …

Avenir Luna | 7 jam lalu

Jose Mujica, Dihormati Meskipun Tidak Punya …

Putu Djuanta | 7 jam lalu

Sudah Saatnya Anak Berkebutuhan Khusus …

Lifya | 8 jam lalu

Delft, Kota Pelajar yang Menjanjikan …

Christie Damayanti | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: