Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Ardian Syah

senyum yang tulus akan ku persembahkan kepada semua orang, karena dengan senyuman adalah awal menjalin selengkapnya

Masih Perlukah Ujian Nasional Dipertahankan…???

OPINI | 27 April 2010 | 14:59    Dibaca: 622   Komentar: 4   1

UN atau ujian nasional merupakan salah satu program pendidikan yang harus ditempuh bagi para siswa-siswi yang ada di SD, SLTP,maupun SLTA, karena di UN lah merupakan titik penentuan masa depan jenjang pendidikan selanjutnya apakah lulus atau tidak demi untuk melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi.
Namun jika melihat fenomena yang ada, setiap tahun nilai tingkat kelulusan dinaikan dengan harapan dapat dicapai dengan semaksimal mungkin, tapi kenyataannya justru terbalik angka kelulusan siswa semakin buruk, semakin banyak sisaw-siswi yang tidak lulus, dampaknya banyak histeris karena tidak lulus, ada rasa menyesal, malu atau apalah pokoknya sejuta rasa yang ada. Bagi mereka yang lulus rasa riang gembira yang ada, tapi bagi mereka yang tidak lulus yang ada diselimuti rasa sedih.
Tapi yang herannya mengapa justru banyak siswa-siswi yang tidak lulus kebanyakan dari mereka adalah siswa-siswi yang berprestasi, sedangkan yang tingkat prestasinya tergolong biasa justru banyak yang lulus, ada apa dengan mereka yang berprestasi hingga tidak lulus, adakah kecurangan atau mungkin terlalu besarnya rasa percaya diri yang merasa pintar sehingga menganggap sepele semua itu.
Melihat tingkat kelulusan yang semakin tahun semakin merosot, apakah masih perlukah diadakan UN ditahun-tahun mendatang ??? ada apa dengan sistim pendidikan kita, ada yang salahkah ?? atau mungkin adanya penurunan tingkat kualitas pendidikan dari masing-masing siswa-siswi.
Dalam pelaksanaan UN ini tidak sedkit biaya yang haris dipersiapkan, dengar-dengar mencakup dana hingga miliaran rupiah.
Jika melihat fenomena yang terjadi maka akan timbul berbagai spekulasi, masih perlukah diadakan UN ???? untuk zaman sekarang bagi mereka yang tidak lulus di UN masih bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi dengan mengkuti ujian paket A, B, maupun C.
Jika dengan adanya ujian paket A,B, maupun C ini sudah menjadi alternatif dari masalah yang dihadapi bagi mereka yang tidak lulus, maka sebaiknya UN tidak usah diadakan saja, ah bingung..bagaimana menurut anda ?????

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Seribu Wajah Buddha di Bukit Tanjungpinang …

Rakhmad Fadli | | 28 May 2015 | 14:05

Kasus FIFA: Kenapa Amerika Berlaku seperti …

Elde | | 28 May 2015 | 13:30

Kirim Review Blogshop bersama JNE Anda dan …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 15:13

5 Tips Menghadapi Kerjaan Gratisan …

Motulz | | 28 May 2015 | 14:06

Kompasiana-”Dayakan Indonesia” …

Kompasiana | | 11 May 2015 | 17:09


TRENDING ARTICLES

Petral Diaudit, Posisi Politik Jokowi, dan …

Ninoy N Karundeng | 7 jam lalu

Berbahayanya Provokasi Prabowo dalam Kasus …

Daniel H.t. | 8 jam lalu

Prahara jelang Kongres FIFA …

Achmad Suwefi | 9 jam lalu

Anak Kapolda Palu Punya Banyak Prestasi? …

Wiwi Gustiwi | 9 jam lalu

Ijazah Palsu, Wakil Rakyat Palsu …

Muthiah Alhasany | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: