Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Ardi Kurniawan

ikuti saya @ardifeatardi

Etika Menulis dan Kejujuran

OPINI | 27 April 2010 | 15:03 Dibaca: 204   Komentar: 0   0

Menulis bagi sebagian orang adalah kegiatan yang menyenangkan. Melalui menulis, orang dapat mencurahkan berbagai gagasan, pemikiran, tanggapan, maupun perasaan. Akan tetapi, ada etika penting yang harus diingat ketika seseorang menulis, baik penulisan akademik maupun jurnalistik. Etika tersebut adalah kejujuran.

Tulisan singkat ini akan sedikit mengingatkan tentang pentingnya kejujuran dalam menulis. Akan tetapi, tulisan ini hanya dibatasi tentang etika kejujuran dalam menulis di media massa, terutama Kompasiana. Mengapa tulisan ini membicarakan hal tersebut? Menurut berbagai tulisan yang beredar di Kompasiana, banyak ditemukan plagiat yang dilakukan penulis dalam website ini. Hal ini tentu cukup memprihatinkan.

Membicarakan tentang kejujuran, yang dimaksud disini tentu saja berkaitan dengan tulisan yang dipublikasikan.  Kejujuran yang pertama harus dipegang penulis adalah jujur bahwa tulisan yang dipublikasikan adalah hasil pemikirannya sendiri, bukan plagiat dari tulisan orang lain. Kejujuran kedua yang harus dipegang penulis adalah mencantumkan referensi atau pustaka apabila mengutip tulisan orang lain. Kejujuran ketiga berkaitan dengan tata tertib menulis di Kompasiana. Salah satu tata tertib dalam penulisan di Kompasiana adalah dilarang menayangkan cuplikan suatu tulisan yang sudah ditayangkan di Kompasiana, blog atau situs internet lainnya. Dari peraturan ini tentu setiap penulis harus jujur pada dirinya sendiri apabila tulisannya sudah pernah dipublikasikan tentu tidak dapat ditayangkan kembali di Kompasiana.

Berdasarkan uraian singkat di atas tentu dapat dipahami bahwa menulis dan mempublikasikan tulisan di media massa membutuhkan kejujuran. Sedikit tulisan diatas semoga dapat mencerahkan pembaca dan membuka berbagai kemungkinan pembicaraan dan diskusi tentang publikasi tulisan di media.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Emak, Emang Enak Nunggu Kereta Sambil …

Masluh Jamil | | 27 November 2014 | 05:41

BBM Naik, Pelayanan SPBU Pertamina …

Jonatan Sara | | 27 November 2014 | 01:16

Nangkring bareng Litbang Kementerian …

Kompasiana | | 25 November 2014 | 19:25

Munas Golkar Tak Diijinkan di Bali Pindah …

Akhmad Sujadi | | 27 November 2014 | 00:00

Ikuti Lomba Resensi Buku “Revolusi …

Kompasiana | | 08 November 2014 | 15:08


TRENDING ARTICLES

Menteri Dalam Negeri dan Menko Polhukam …

Hendi Setiawan | 10 jam lalu

Menguji Kesaktian Jokowi Menjadi Presiden RI …

Abdul Adzim | 10 jam lalu

Kisruh di Partai Golkar, KMP Pun Terancam …

Adjat R. Sudradjat | 11 jam lalu

Riedl: Kekalahan Dari Filipina Buah Dari …

Hery | 12 jam lalu

Maaf Anang, Aurel Tak Punya Suara dan Aura …

Arief Firhanusa | 17 jam lalu


HIGHLIGHT

Museum Basoeki Abdullah …

Agung Han | 8 jam lalu

Prabowo Seharusnya Menegur Kader Gerindra …

Palti Hutabarat | 8 jam lalu

Yummy, Manis krenyez krenyez Meringue avec …

Imam Hariyanto | 9 jam lalu

Kiprah Ibu-Ibu Masyarakat Biasa di Tangerang …

Ngesti Setyo Moerni | 9 jam lalu

Potret Susi Pujiastuti Wanita Indonesia yang …

Imam Kodri | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: